I Am Yours

Well you done done me and you bet i felt it
I tried to be chill but you're so hot that i melted
I fell right through the cracks
And i'm trying to get back
Before the cool done run out
I'll be giving it my bestest
Nothin's going to stop me but devine intervention
I reckon its again my turn to win some or learn some

I won't hesitate no more
No more it cannot wait, i'm yours


Well open up your mind and see like me
Open up your plans and damn you're free
Look into your heart and you'll find love love love
Listen to the music of the moment maybe sing with me
Ah la peaceful melody
Its your godforsaken right to be loved love loved love love

So i won't hesitate no more
No more it cannot wait i'm sure
Theres no need to complicate
Our time is short
This is our fate, i'm yours

I been spending way too long checking my tongue in the mirror
And bendin over backwards just to try to see it clearer
My breath fogged up the glass
So i drew a new face and laughed
I guess what i'm sayin is there ain't no better reason
To rid yourself of vanity and just go with the seasons
Its what we aim to do
Our name is our virtue

I won't hesitate no more
No more it cannot wait i'm sure
Theres no need to complicate
Our time is short
It cannot wait, i'm yours

suka banget ma lagu ini skarang.. yang nyanyi Jason Mraz..

begitu menohoookk :(

Mom's Day !!

Yuph.. Hari ini tepat tanggal 22 Desember .. Then, ada apa di hari ini?? Hmmmmm.. Hari ini itu bukand sekedar hari senin biasa. Bukand juga hari untuk bermalas-malasan cuz weekend dahh lewatt.. Tapi, hari ini hari spesial buat ibu.. Mom’s day!!
Gak kerasa yah, quh dah segede ini.. Setua ini laa.. Banyak banget suka duka yang di dapet slama quh hidup disamping ibu.. Banyak banget hal udda dilakuin bareng ibu.. Ngerasain paitnya idup jadi anak kos-kos’an yang jaoh dari ibu.. Ngerasain pergi jaoh tanpa ibu.. Ngerasain senengnya waktu jalan-jalan bareng ma ibu.. Sharing.. Dll..


*makasih banget buat ibu yang slalu ada dan slalu sayang ma qoo*yang tanpa imbalan mau merawat qo mpe segede ini*yang bersedia kerjakeras cuman buat beliin anaknya yang bandel ini kaos baru,dll*yang slalu marahin qo kalo qo salah*yang slalu ngomel-ngomel gak jelas kalo qo bikin ulah laa,kalo qo gak mau mandi pake aer dingin laa,atou kadang ngomel gak jelas soal kuliahqo laa*yang slalu memberi yang terbaik untukqo*alway luv u mom*mavvin adek yah slama ini udda banyak banget bikin ulahh en sering nyusahin ibu*
Tapi yah.. kalo nurut qo nih ya.. Hari spesial buat ibu gak cuman hari ini ja.. Bukand cuman pas perayaan hari ibu aja..
“Setiap hari adalah spesial untuk ibu”

Tolak !

Berikut adalah macam-macam cara cewek menolak cowok beserta arti sebenarnya:
1. "Aku masih belum pengen pacaran.."
Artinya: "Maksud aku nggak pengennya itu sama kamu, kalau sama cowok lain yang lebih oke, ya pikir-pikir dulu deh.. hahahahhagz.."
2. "Terima kasih, kamu udah cinta sama aku, tapi sori.. aku udah punya cowok di luar negri.."
Artinya: "Cowok aku kan Kimi Raikkonen, kamu mah jaoooh banget...!"
3. "Aku belum biasa jalan berdua sama cowok."
Artinya: "Udah deh, jangan pake naksir-naksir aku segala, daripada aku malu nanti dikatain orang kalau jalan berdua sama kamu. weeeeehheeee"
4. "Aku telepon kamu deh seminggu lagi ya.."
Artinya: "Aku test lu! Biar mampufs!"
5. "Aku cuma anggep kamu temen biasa.."
Artinya: "Biasa juga PBSI, enak aja mau naik pangkat..."
*PBSI = Pacar Bukan Supir Iya
6. "Aku cuma anggep kamu temen deket.."
Artinya: "Aku kira kamu homo, makanya aku berani deket"
7. Senyum-senyum tanpa jawaban.
Artinya: "Asyik... lumayan nih, penggemar aku nambah satu. Bisa buat nambah-nambah ban serep. Wkwkwk.."
8. Ketawa.
Artinya: "Hahaha... kasian, lawakannya nggak lucu!"
9. Nangis
Artinya: "Ya ampun... kenapa cowok yang naksir aku jelek banget begini? Heeehhe"
10. Diam
Artinya: "Bosen juga nih kebanyakan nolak cowok..."



*Dapet file ini dari mz ihone juga

AIDS and Rotaract

Hmmm.. Tepat tanggal 1 Desember kita memperingati hari AIDS sedunia. Tapi tau gak sih lo apa itu AIDS? Sebelum diriku bercerita lebih jaoh soal “AIDS and Rotaract” mao cerita dulu nih soal AIDS. Ocheee...

Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang menurunkan kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.




HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerjasama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak. Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia mereka. Perawatan antiretrovirus sesungguhnya dapat mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.

Hukuman sosial bagi penderita yang terkena HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Terkadang hukuman sosial tersebut juga turut mengenai petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).

Nah berhubungan dengan diperingatinya hari AIDS sedunia tepat 1 Desember ini, saia bersama teman2 RaCS Yudhistira hari minggu (30.11.08) kmaren bagi-bagi stiker “Anti AIDS” di kawasan Simpang Lima Semarang. Hmmmm.. Ruame buanget.. Panas buanget.. Tapi tetep seru-seruan ma temen-temen baru dari Rotaract.. Sumpah, seru banget.. Asyik banget.. Bener-bener pengalaman pertama nglakuin aksi sosial yang begituan. Heeee... Sebenernya sih bagi-bagi stiker kmaren bukan cuman gawe temen-temen RaCS Yudhistira aja, tapi juga ma RaCS Simpang Lima. Kerjasama gtloo.. hohooo..

Cuaca yang panas bukan jadiin penghalang kita buat terus bagiin sisa-sisa stiker yang ada.. Jalanan yang macet malah menjadi nilai plus plus pagi itu, jadi lebih gampang bagi stikernya sih. Heeee.
Yang terpenting:
*Hanya dengan sebuah stiker setidaknya kita telah membantu masyarakat luas untuk tetap waspada terhadap AIDS. Mengingatkan mereka bahwa AIDS adalah penyakit yang sampai sekarang belum bisa disembuhkan. Dan diharapkan masyarakat sadar akan arti pentingnya “ANTI AIDS”. Tidak melakukan hal-hal yang telah saia sebutkan tadi diatas, sehingga penyebaran virus HIV/AIDS bisa dikendalikan.*
+ Ingin mengingatkan saja, orang-orang yang terkena AIDS bukan untuk kita jauhi, tapi mereka membutukhan kita sebagai motivator mereka hingga mereka tetap bisa bertahan hingga saat ini. Kalo bukan kita yang peduli dengan meraka, siapa lagi?! Mereka keluarga kita juga bukan?! +
- Buat temen-temen RaCS Yudhistira, seneng banget bisa kenal, ketemu, dan bersosialisasasi bersama kalian semua. Walo belon apal satu-satu nama temen-temen semua, terimakasih banyak untuk hari itu. Tetep berbagi tawa untuk dunia yah.. Caiiio! -

Ekspedisi Lawang Sewu : 2nd

Hmmmm.. ternyata ke Lawang Sewu pas malem Jumat Kliwon gak begitu serem.. heeee.. iyaaa iyaaa lahhhh.. lha wong dulu dah pernah okh.. hahhhaaa.. tapi sumpeh dah.. jalan-jalan ke Lawang Sewu kmaren gak ada serem-seremnya.. Hiiiii.. iya iyalahhhh.. lha wong ber’duapuluh orang.. mana ada seremnya.. malah kayak pasar johar yang pindah lokasi.. hahahhagz.. seru-seru.. bapak pemandunya nakut-nakutin mulu.. pake ada ritual ini itu gak jelas buat apa.. heeeehh.. tapi beneran deh, gak ada serem-seremnya.. iya iyalahhh.. lha wong bukan ajang uji nyali owk.. hahhhaaaa.. hiiiiii..

Nih ada sebagian oleh-oleh dari Lawang Sewu..




* Menyusuri salah satu lorong Lawang Sewu *


* Lagi ngantre sembako.. =) *


* Perjalanan pulang kos yang panjang, hanya berjarak plusminus 500 meter. Berhubung kita pulangnya jalan kaki, ya tetep aja jaraknya masih plusminus 500 meter. Masak mau nambah jadi sekilo.. berat atuh.. *

Belajar

Saya belajar apa yang saya anggap terbaik, belum tentu yang terbaik dariNya. Sebaliknya, yang terbaik dariNya belum tentu kita senangi. Teruslah bersyukur kepedaNya atas semua nikmat&karunianya. Manusia hanya dapat terus berdoa dan berusaha mendapatkan yang terbaik dariNya.

Saya belajar seberat apapun cobaan yang diberikan olehNya, akhirnya akan membuat kita menjadi manusia yang berguna dan bertanggungjawab. Syukuri apa yang Dia berikan, sekecil apapun itu, dengan hati iklas dan tulus.

Saya belajar tentang keiklasan. Bagaimana cara kita menerima sesuatu yang sebenarnya tidak saya inginkan, dan bagaimana sulitnya mengejar sesuatu yang sebenarnya tidak ingin saya capai.

Saya belajar bahwa kedewasaan itu lebih berkaitan dengan berapa banyak pengalaman yang kita miliki, dan apa yang kita pelajari dari pengalaman tersebut. Dan kurang berkaitan dengan telah berapa tahun usia kita. Tua itu pasti, dewasa itu pilihan.

Saya belajar jangan membandingkan diri sendiri dan kesusahan kita dengan orang lain, karena masing-masing dari kita berbeda.

Saya belajar bahwa saya mempunyai hak untuk marah, tapi tidak berarti saya bisa marah sesuka hati tanpa mempedulikan perasaan orang lain.

Saya belajar bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, yang terpenting adalah siapakah saya sebenarnya ini.

Saya belajar jangan menilai orang lain dari penampilannya saja. Berbicara dan kenalilah orang tersebut lebih dalam. Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing, meskipun diantara mereka tidak ada satu pun yang sempurna.

Saya belajar bahwa dua orang yang melihat satu hal yang sama, akan mempunyai opini yang berbeda. Tergantung bangaimana cara kita memandang suatu hal, positif thinking aja.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi, karena itu semua tergantung pada diri mereka sendiri.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar jangan membandingkan diri sendiri dan kesusahan kita dengan orang lain, karena masing-masing dari kita berbeda.

Saya belajar bahwa saya mempunyai hak untuk marah, tapi tidak berarti saya bisa marah sesuka hati tanpa mempedulikan perasaan orang lain.

Saya belajar bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, yang terpenting adalah siapakah saya sebenarnya ini.

Saya belajar jangan menilai orang lain dari penampilannya saja. Berbicara dan kenalilah orang tersebut lebih dalam. Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing, meskipun diantara mereka tidak ada satu pun yang sempurna.

Saya belajar bahwa dua orang yang melihat satu hal yang sama, akan mempunyai opini yang berbeda. Tergantung bangaimana cara kita memandang suatu hal, positif thinking aja.
Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi, karena itu semua tergantung pada diri mereka sendiri.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bahwa saya mempunyai hak untuk marah, tapi tidak berarti saya bisa marah sesuka hati tanpa mempedulikan perasaan orang lain.

Saya belajar bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, yang terpenting adalah siapakah saya sebenarnya ini.

Saya belajar jangan menilai orang lain dari penampilannya saja. Berbicara dan kenalilah orang tersebut lebih dalam. Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing, meskipun diantara mereka tidak ada satu pun yang sempurna.

Saya belajar bahwa dua orang yang melihat satu hal yang sama, akan mempunyai opini yang berbeda. Tergantung bangaimana cara kita memandang suatu hal, positif thinking aja.
Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi, karena itu semua tergantung pada diri mereka sendiri.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, yang terpenting adalah siapakah saya sebenarnya ini.

Saya belajar jangan menilai orang lain dari penampilannya saja. Berbicara dan kenalilah orang tersebut lebih dalam. Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing, meskipun diantara mereka tidak ada satu pun yang sempurna.

Saya belajar bahwa dua orang yang melihat satu hal yang sama, akan mempunyai opini yang berbeda. Tergantung bangaimana cara kita memandang suatu hal, positif thinking aja.
Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi, karena itu semua tergantung pada diri mereka sendiri.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar jangan menilai orang lain dari penampilannya saja. Berbicara dan kenalilah orang tersebut lebih dalam. Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing, meskipun diantara mereka tidak ada satu pun yang sempurna.

Saya belajar bahwa dua orang yang melihat satu hal yang sama, akan mempunyai opini yang berbeda. Tergantung bangaimana cara kita memandang suatu hal, positif thinking aja.
Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi, karena itu semua tergantung pada diri mereka sendiri.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.
Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bahwa dua orang yang melihat satu hal yang sama, akan mempunyai opini yang berbeda. Tergantung bangaimana cara kita memandang suatu hal, positif thinking aja.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi, karena itu semua tergantung pada diri mereka sendiri.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi, karena itu semua tergantung pada diri mereka sendiri.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar karena dua orang berbeda pendapat dan selalu terlihat bertengkar. Tapi, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatiannya seperti apa yang saya harapkan, bukan berarti orang tersebut tidak peduli terhadap saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bahwa saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membenci saya. Seburuk apa pun saya, merekalah yang benar-benar menghormati saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk menyayangi saya, saya hanya dapat menunjukkan dan melakukan sesuatu untuk orang yang saya sayangi. Selanjutnya terserah mereka.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak menyayangi saya. Yang seharusnya saya lakukan adalah bersyukur, karena mereka telah menyayangi saya dengan ketulusan hati mereka masing-masing.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.

Saya belajar bagaimana cara berterimakasih kepada seseorang. Menghargainya adalah cara yang paling mudah menurut saya.